Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran flipped blended learning berbantu aplikasi Google Classroom terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa materi trigonometri di SMA N 1 Gondang Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X IPA SMA N 1 Gondang Sragen yang terdiri dari lima kelas yang berjumlah 180 siswa. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling, terpilih kelas X IPA 1 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan tes uraian yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test untuk mengetahui apakah rata-rata hasil postest kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diberi perlakuan (treatment) lebih tinggi dibandingkan siswa yang tidak diberi perlakuan, sehingga dapat diketahui apakah model pembelajaran flipped blended learning berbantu aplikasi Google Classroom efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai t_hitung = 4,9612 dikonsultasikan dengan nilai t_tabel untuk α= 0,0500 dengan dk = (36 + 36 -2) = 70 yaitu t_tabel = 1,6669. Karena t_(hitung )≥t_(tabel ), maka h_0 ditolak dan h_a diterima. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran flipped blended learning berbantu aplikasi Google Classroom efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada mata pelajaran matematika kelas X SMA N 1 Gondang.
No Comments.