Item request has been placed! ×
Item request cannot be made. ×
loading  Processing Request

ANALISIS TOKOH DAN TEKNIK PELUKISAN TOKOH DALAM NOVEL BIDADARI BERBISIK KARYA ASMA NADIA

Item request has been placed! ×
Item request cannot be made. ×
loading   Processing Request
  • Additional Information
    • Publication Information:
      Universitas Syiah Kuala
    • Publication Date:
      2021
    • Collection:
      Syiah Kuala University: Electronic Theses and Dissertations (ETD) / Perpustakaan Unsyiah
    • Subject Terms:
      Banda Aceh
    • Abstract:
      Ariani, Nova. 2021. Analisis Tokoh dan Teknik Pelukisan Tokoh dalam Novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia. Skripsi. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1)Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd. (2) Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed.Kata kunci: tokoh, teknik pelukisan tokoh, novel.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis tokoh berdasarkan peran dan mendeskripsikan teknik pelukisan tokoh dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia. Sumber data penelitian ini diperoleh dari novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan atau studi pustaka. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat berbagai jenis tokoh dan beragam teknik pelukisan tokoh yang digunakan Asma Nadia dalam novel ini, yaitu (1) Tokoh utama dalam novel ini ada tiga, yaitu Bidadari Ayuning, Nyonya Lili dan Bidadari Ayuni. (2) Tokoh tambahan dalam novel ini terdapat dua puluh tokoh, yaitu pak Leman, ibu, pak Sapto, Onah, Wati, pak Edi, Yaya, Rio, Topan, Ivan, Sisca, Imam Arief, Firdaus, bu Mumun, Arik, mak Iin, pak Hendri, mang Hamid, ibu Juned, dan Emak. (3) Tokoh protagonis ada empat belas, yaitu Bidadari Ayuni, ibu, pak Sapto, pak Edi, Ivan, Imam Arief, firdaus, bu Mumun, mak Iin, pak Hendri, mang Hamid, ibu Juned, Emak, pak Leman. (4) Tokoh antagonis ada sembilan, yaitu Nyonya Lili, Bidadari Ayuning, Onah, Wati, Yaya, Rio, Topan, Sisca, dan Arik. (5) Tokoh sederhana terdapat tujuh belas, yaitu pak Leman, ibu, pak Sapto, pak Edi, Yaya, Rio, Topan, Ivan, Sisca, Firdaus, bu Mumun, Arik, pak Hendri, mang Hamid, ibu Juned, Emak, Bidadari Ayuni. (6) Tokoh bulat ada satu, yaitu Bidadari Ayuning. (7) Tokoh Statis ada satu, yaitu pak Hendri. (8) Tokoh berkembang ditemukan satu, yaitu Bidadari Ayuning. (9) Tokoh tipikal ditemukan satu, yaitu Imam Arif. (10) Tokoh Netral tidak ...
    • Relation:
      http://etd.usk.ac.id/index.php?p=show_detail&id=93438
    • Online Access:
      http://etd.usk.ac.id/index.php?p=show_detail&id=93438
    • Accession Number:
      edsbas.B17D7AA4