Abstract: Salah satu bentuk sikap positif dalam hubungan organisasi adalah loyalitas. Loyalitas memungkinkan mitra untuk tetap berkomitmen, bertahan dalam jaringan kemitraan, serta mendukung tujuan organisasi secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi dukungan organisasi dan otonomi kerja terhadap loyalitas anggota perempuan Sampoerna Retail Community. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 95 responden yang terlibat. Teknik yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 30 for windows. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala loyalitas kerja, skala persepsi dukungan organisasi, dan skala otonomi kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi dukungan organisasi secara signifikan berpengaruh terhadap loyalitas (sig. <0,001 < 0,05). Selain itu, otonomi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas (sig. <0,001 < 0,05). Secara simultan, variabel persepsi dukungan organisasi dan otonomi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas (sig. <0,001 < 0,05), kedua variabel independen ini menjelaskan 45,5% variasi loyalitas mitra, sedangkan 54,5% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ketiga hipotesis dalam penelitian diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi Sampoerna Retail Community untuk memperkuat persepsi dukungan organisasi dan meningkatkan otonomi kerja anggota perempuan guna meningkatkan loyalitas kerja. Upaya ini dapat dilakukan melalui program-program yang meningkatkan rasa dihargai dan diberdayakan.
No Comments.