Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan kedisiplinan dengan budaya K3 di bengkel motor listrik Program Keahlian Teknik Otomasi Industri SMKN 7 Bekasi. Masalah penelitian berkaitan dengan kurangnya pemahaman tentang kekuatan hubungan antar variabel. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/i kelas Teknik Otomasi Industri kelas X Tahun Ajaran 2024/2025 yang berjumlah 45 siswa/i. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan sampel yang dipilih menggunakan simple random sampling yang artinya pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada didalam populasi itu. Analisis data menggunakan data kuantitatif yang diperoleh dari validasi ahli dan respon peserta didik. Hasil pengambilan data menggunakan alat uji IBM SPSS 27 version memperoleh hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dengan budaya K3 di bengkel motor listrik seperti yang ditunjukkan pada nilai r_hitung > r_(tabel )(0,537 > 0,312) dan uji-t dengan t_(tabel )> t_hitung (3,235 > 2,026; (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan dengan budaya K3 di bengkel motor listrik seperti yang ditunjukkan pada nilai r_hitung > r_(tabel )(0,469 > 0,312) dan uji-t dengan t_(tabel )> t_hitung (2,516 > 2,026); (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dan kedisiplinan secara bersama-sama dengan budaya K3 di bengkel motor listrik seperti yang ditunjukkan pada nilai r_hitung > r_(tabel ) (0,626 > 0,279) dan uji-F dengan F_tabel > F_(hitung )(11,924 > 3,25). Abstract This research aims to determine the relationship between self-concept and discipline and K3 culture in the electric motorbike workshop of the Industrial Automation Engineering Skills Program at SMKN 7 Bekasi. Research problems relate to a lack of understanding of the strength of relationships between variables. The population in this study were students in the Industrial Automation Engineering class, class random ...
No Comments.