Abstract: Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan tanda penting kesehatan janin dan memiliki korelasi yang kuat dengan status gizi ibu selama kehamilan, terutama prevalensi kekurangan energi kronis (CED). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara prevalensi BBLR dan CED pada wanita hamil. Desain cross-sectional dan metodologi penelitian kuantitatif digunakan. Di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (UPT Puskesmas) Sungai Malang, pendekatan sampling lengkap digunakan untuk memilih sampel 44 wanita yang melahirkan. Rasio peluang (odds ratio) dan uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis data secara univariat dan bivariat. Mengingat adanya korelasi yang signifikan antara CED dan LBW (p = 0.033; OR = 4.69), ibu hamil dengan CED 4,7 kali lebih mungkin melahirkan bayi dengan LBW dibandingkan ibu tanpa CED. Risiko BBLR terbukti meningkat secara signifikan pada ibu hamil dengan CED.
No Comments.