Abstract: Kekuatan dan Kekuasaan (dalam) Bahasa: Potret Tradisi Ritual EtnikRongga, di ManggaraiTimur Ni Wayan Sumitri FPBS IKIP PGRI Bali JalanSeroja, Tonja, Denpasar Utara, Telepon 081916744675 wsmitri66@gmail.com I Wayan Arka Australian National University/ FIB Universitas Udayana JalanNias No 13, Denpasar 80114 wayan.arka@anu.edu.au Abstrak Penelitian ini mengkaji kekuatan dan kekuasaan dalam bahasa pada etnikRongga dalam konteks kehidupan kontemporer di Manggarai Timur. Fokus kajiannya pada aspek sosio-etnolinguistik terkait dengan bentuk-bentuk linguistik dan non linguistik, sistem nilai budaya yang terkait dengan nilai-nilai kekuasaan, proses pemerolehan, pewarisan, pemertahanannya di masa lampau dan kini, serta prospeknya di masa mendatang. Penelitian deskriptif-kualitatif ini menggunakan pendekatan etnografi, ditopang data wawancara, studi dokumentasi, rekam dan catat, memaparkan inovasi kajian kapital lingusitik sebagai bagian dari kapital lainnya (sisiokultural dan ekonomis).Hasil temuan menunjukkan bahwa secara linguistik, terdapat kekhasan satuan bentuk ujaran bahasa ritual bersifat puitis arkais dalam pola-pola bersajak dengan tingkat kesulitan bentuk dan irama yang tinggi. Secara etnolinguistik, ada pesan/makna yang sarat nilai sosial budaya dan pengetahuan etnik Rongga terutama terkait dengan kekuasaan. Relasi kekuasaan dan bahasa ritual terbangun secara alamiah melalui sejumlah kualitas persona dengan mendapatkan pengakuan/ligitimasi atas posisi hirarki sosial seperti kemampuan, keterampilan, dan kepekaan dalam penguasaan pengetahuan adat. Semua itu, sebagai bentuk kapital linguistik dan kultural bagi seseorang, dan juga otoritas rohaniah yang bersifat genealogis menjadi sumber daya potensial pada pengaruh dan kekuasaan menggerakkan kepatuhan dan penghormatan warga lain.Walaupun mengalami penyusutan, danl egitimasinya tergerus karena kehadiran sistem kekuasaan pemerintahan/birokrasi modern Indonesia, namun sistem pewarisan kekuasaan tradisional masih mengikuti garis kekuasaan kepada orang yang memiliki ...
No Comments.