Abstract: This research aims to explore more deeply the issues that frequently arise in society regarding the act of zina (adultery or fornication) as explained in the Qur'an and various scholarly opinions. This study employs a library research method using a descriptive-analytical approach—presenting and describing the topic clearly and in detail through words. It elaborates on several definitions of zina according to different perspectives. The main point drawn from this research is that zina is a sexual relationship between a man and a woman who are not legally married. In his interpretation of Surah Al-Furqan verses 68–69, Wahbah Az-Zuhaili states that zina incurs a sin equivalent to the sin of shirk (associating partners with Allah). Meanwhile, in Surah Al-Isra verse 32, the Qur'an describes zina as an indecent and evil act, and servants of Allah are forbidden from engaging in behaviors that lead to such immorality. Furthermore, Wahbah Az-Zuhaili in his tafsir of Surah Al-Mu’minun verses 1–7 explains the characteristics of those who are successful in the sight of Allah—namely, those who guard their chastity and refrain from committing zina. Keywords: Prohibition, Zina, Qur’an, Surah, Tafsir Al-Wasith ; Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang masalah yang sering terjadi dilingkungan masyarakat terhadap perilaku zina dan dijelaskan di dalam Al-Qur’an dan beberapa pendapat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kajian pustaka atau library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis (pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci). Dengan menjelaskan beberapa pengertian zina menurut beberapa pendapat. Penelitian yang diambil poin pentingnya adalah, Zina merupakan perilaku hubungan seksual antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang tidak belum memiliki ikatan yang sah sebuah pernikahan. Dalam kitab tafsirnya terhadap surah Al-Furqon ayat 68-69, Wahbah Az-Zuhaili mengatakan perilaku zina mendapatkan dosa sebagaimana seseorang ...
No Comments.